NASSIB KURIKULUM 2013

Mendikbud yang telah baru, Anies Baswedan telah mengadakan kajian yang intensif kaitannya dengan kurikulum 2013. Kajian tersebut meliputi buku, pelaksanaan di lapangan, maupun yang lain.

Kajian tentang buku, para petugas di provinsi langsung ke lapangan (sekolah) untuk mencari masukan tentang buku tersebut. Di Kabupaten Pekalongan masih ada beberapa sekolah khususnya yang di pegunungan ada yang belum menerima buku siswa, ada juga yang baru menerima buku siswa hanya PAI. Buku merupakan hal urgen dalam pembelajaran, kalau bukunya saja belum ada bagaimana KBM dapat berjalan dengan baik dengan hasil yang baik.

Awal Desember telah ada berita bahwa pelaksanaan kurikulum 2013 hanya yang kemarin mendapat pilot proyek. hal tersebut membuat hati lega bagi sebagian kalangan, sebagain yang lain was-was, sebagain lain bingung, betapa tidak bagi yang tidak melaksanakan kurikulum 2013 kembali ke KTSP berarti mata pelajaran untuk SMP menjaddi 12 lagi. Bagi guru yang sudah sertifikasi mapel PAI,Penjaskes, Matematika, B Indonesia, kemarin telah terpenuhi sekarang harus mencari pemenuhan lagi.

Mata Pelajaran Bahasa daerah yang di KTSP ada di dapodik, sedangkan di Kurikulum tidak ada bahasa Daerah dan tidak ada di dapodik. juga menjadi masalah tersendiri.

Nah sekarang kita tunggu penyelesaian dari Mendikbud yang baru kita

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s