Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2013 berbeda dengan SNMPTN tahun 2012. Pada tahun 2012 seleksi menggunakan test dan berbayar, sedangkan mulai tahun akademik 2013 tidak lagi demikian.
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2013 dilakukan berdasarkan rekam jejak prestasi akademik siswa sejak kelas X. Artinya nilai raport mulai kelas X diikutsertakan dalam seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Nilai raport diikutsertakan dapam pendaftaran ke Perguruan tinggi tersebut sangat rentan dengan manipulasi data nilai raport, oleh karena itu Perguruan Tinggi telah memberi peringatan dan akan memberi sanksi berupa black list untuk tidak diperkenankan mengajukan siswanya mengikuti SNMPTN selama tiga tahun.
Oleh itu apabila itu terjadi adik kelas siswa juga yang kan dirugikan.
SBNPTN tahun 2013 seluruh siswa berhak mendaftar sejauh mendapatkan rekomendasi dari sekolah dan tidak ada lagi biaya pendaftaran. Tahapan pendaftaran dimulai dari pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang dilakukan oleh sekolah http://pdss.snmptn.ac.id
Kepala sekolah harus mendaftarkan sekolah, mengisi profil sekolah, mengisi rekam jejak akademik siswa sampai dengan semester lima, nilai rapor semua mata pelajaran dimasukkan kecuali muatan lokal, dan mendapatkan “password” bagi setiap siswa untuk verifikasi.
Siswa mendaftar SNMPTN melalui laman http://snmptn.ac.id menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan “password” yang diberikan kepala sekolah untuk verifikasi
Untuk kelancaran SNMPT perlu diperhatikan tahapan di bawah”Jadwal pengisian PDSS mulai 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013, pendaftaran 1 Februari-8 Maret 2013, proses seleksi 9 Maret-27 Mei 2013, pengumuman hasil seleksi 28 Mei 2013, dan pendaftaran ulang 11-12 Juni 2013,”
Tahun akademik 2013, Perguruan Tinggi memberikan kuota sebagai berikut”SNMPTN diselenggarakan pemerintah dengan kuota minimal 50 persen, SBMPTN diselenggarakan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) dengan kuota minimal 30 persen, dan UM yang diselenggarakan masing-masing PTN dengan kuota maksimal 20 persen,”
sumber : antaranews.com, Solopos.com, dan kompas.com
Baca juga info terkait :
Syarat SNMPTN
Jalur Undangan
Daya tampung