Permendiknas No 28 Tahun 2010

Permendikanas No 28 tahun 2010 tersebut berisi tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah agar memimpin dan mengelola sekolah/madrasah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Sebelum mendapat tugas tambahan tersbut seorang calon kepala sekolah harus mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat). Dalam rangka meningkatkan kualitas kepala sekolah/madrasah perlu dilakukan pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah/madrasah serta sertifikasi kompetensi dan penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah.

Untuk dapat mengikuti diklat ada beberapa tahap yang harus dilalui.
1. Lulus Seleksi administrasi
2. Lulus seleksi akademik
3. Pendidikan dan latihan

Dalam Pendidikan dan latihan akan dihasilkan nilai cukup, memuaskan, dan sangat memuaskan. Untuk dapat diangkat menjadi Kepala sekolah, syarat hasil dari diklat minimal memuaskan.

Berdasarkan Permendikanas No 28 th 2010 tersebut, persyaratan Calon peserta diklat harus memenuhi syarat seperti pada pasal 2. Selain itu ada juga persyaratan administrasi yang meliputi : Daftar Riwayat Hidup, Foto ukuran 3 x 4, Foto copi SK CPNS, FC SK Terakhir, FC Ijaza terakhir, FC Sertifikat Pendidik, FC Bukti NUPTK, FC KTP, FC Penilaian Kinerja, FC DP3, Surat Keterangan Melaksanakan Tugas, Surat Keterangan Sehat, dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Sumber : Permendiknas no 28 tahun 2010 dan Sosialisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

DOWNLOAD PERMENDIKNAS NO 28 TAHUN 2010

One thought on “Permendiknas No 28 Tahun 2010

  1. Saya sangat setuju sekali dengan Permendiknas no 28 th 2010 tentang tugas tambahan guru menjadi Kasek dengan harus melalui tahapan tahapan agar calon kasek mempunyai standar kempetitif.Akan tetapi akan timbul permasalahan apabila pengangkatanya menggeser kasek lama yang tidak lama lagi akan pensiun,hal ini akan berdampak psyikologis bagi kasek senior dan kembali menjadi guru.Sekalipun ini peraturan menteri tetapi ada sisi kelemahanya tidak mempertimbangkan hal tersebut diatas,disisi lain akan mengurangi kwalitas pendidikan karena tenaga guru yang telah renta dan terbiasa memimpin harus menghadapi anak anak yang memerlukan tenaga guru yang prima,sedangkan mantan kasek matanya sudah rabun,tenaganya sudah loyo harus berhadapan dengan pengajaran yang serba modern denga TIK.Oleh karena itu menurut pendapat saya Permendikna diberlakukan maju untuk masa yang akan datang setelah keluarnya peraturan ini.Adapun yang telah berlalu biarkanlah para kasek yang telah renta menghabiskan masa pensiun,sebagai penghormatan atas jasanya sebagai pendidik.Apabila Mendiknas bersikukuh pada peraturanya berarti ini suatu penistaan atau pelecdehan bagi guru yg menjadi kasek dan dikembalikan menjadi guru dengan kondisi yang sudah renta.Mohon balasan ini dijadikan bahan kajian dan bahan pert5imbangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s