MAJALAH DINDING

Majalah dinding ang sering singkat mading sudah tidak asing lagi ditelinga kita (para pelaku pendidikan). Majalah dinding biasanya diterbitkan oleh sekumpulan orang di sekolah. Sekumpulan orang itu membentuk dewan redaksi guna kelancaran dalam penerbitan mading.

Di sekolah belum banyak yang memaksimalkan media ini untuk mengembangkan keterampilan menulis para siswa. Hal itu karena masih minimnya pengeahuan tentang jurnalistik. Untuk mengetahui bagaimana membuat dan mengelolanya baca di sini

2 thoughts on “MAJALAH DINDING

  1. Tanya, Pak.
    Sebenarnya siapa yang mestinya paling bertanggung jawab terhadap majalah dinding di sekolah? Kalau guru, guru mapel apa? Atau perlu ditunjuk petugas khusus dan diberi honor? Masalahnya di sekolah saya, madingnya gak keurus sama sekali. Dulu ketika saya menjadi Urusan Kesiswaan dan mendapat tambahan ngajar mapel kesenian, dengan segala upaya mading dapat hidup, penuh dengan karya siswa semacam pusi/pantun, lukisan karya siswa, dll. Tapi kini, weleh…!

    • Kondisi di sekolahku sama, bahkan wasalam. Yang bertanggung jawab sepenuhnya seharusnya sekolah. Pengelola guru bahasa Indonesia di bawah pembina OSIS.
      Kegiatan dilaksanakan pada sore hari dengan uborampe dari sekolah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s